Dugaan Pembalakan Liar di Cagar Alam Morowali Disorot, Pos Jaga Dipertanyakan

Terkini 10 Sep 2026 08:28 • 2 min read • 204 views • By putrasunda102311

Share berita ini

Dugaan Pembalakan Liar di Cagar Alam Morowali Disorot, Pos Jaga Dipertanyakan
buserinvestigasi.net MOROWALI, 9 September 2026 — Suara keprihatinan masyarakat kembali mencuat terkait dugaan maraknya aktivitas pembalakan lia...

buserinvestigasi.net MOROWALI, 9 September 2026 — Suara keprihatinan masyarakat kembali mencuat terkait dugaan maraknya aktivitas pembalakan liar di kawasan Cagar Alam Morowali, Sulawesi Tengah. Aktivitas tersebut dikhawatirkan mengancam kelestarian hutan serta habitat berbagai satwa endemik, termasuk burung maleo yang menjadi salah satu kekayaan fauna Sulawesi Tengah.

 

 Masyarakat menilai kawasan konservasi seharusnya mendapatkan pengawasan dan perlindungan secara maksimal. Namun, kondisi di lapangan justru menimbulkan sejumlah pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap kawasan Cagar Alam Morowali. Padahal, pihak terkait disebut telah memasang portal sebagai penanda bahwa kawasan

 

 tersebut merupakan wilayah konservasi yang tidak dapat dimasuki secara bebas tanpa izin. Bahkan, sebuah pos jaga juga telah dibangun di kawasan tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, keberadaan pos jaga tersebut saat ini disebut dalam kondisi kosong. Kondisi itu kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat:

 

 apa fungsi pembangunan pos jaga apabila aktivitas keluar-masuk kawasan masih sulit diawasi? Masyarakat juga mempertanyakan keberadaan petugas yang memiliki tanggung jawab melakukan pengawasan kawasan Cagar Alam Morowali. Mereka berharap pihak kehutanan maupun Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan dan personel yang bertugas di lapangan.

 

 “Kalau memang pos jaga sudah dibangun, seharusnya ada petugas yang melakukan pengawasan secara rutin. Jangan sampai fasilitas sudah tersedia, tetapi pengawasan tidak berjalan maksimal,” ujar salah seorang warga yang meminta agar persoalan tersebut segera mendapat perhatian.

 

Masyarakat berharap pihak terkait tidak hanya melakukan pengawasan administratif, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan kawasan cagar alam benar-benar terlindungi dari aktivitas yang berpotensi merusak hutan. Mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap kinerja petugas lapangan. Apabila ditemukan adanya petugas yang tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya,

 

 masyarakat berharap dilakukan pembinaan maupun tindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Hingga berita ini disusun, diperlukan klarifikasi dari pihak BKSDA dan instansi kehutanan terkait mengenai kondisi pengamanan kawasan Cagar Alam Morowali,

 

 keberadaan petugas di pos jaga, serta langkah konkret dalam mencegah dugaan pembalakan liar. Media akan terus melakukan pemantauan dan membuka ruang hak jawab bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan secara resmi.

Buser Investigasi

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp