IWO Indonesia DPD kab Sukabumi Ungkap Pola Pelanggaran K3 Massal di Dinas Pertanian Sukabumi ,Kadis dan PPK Di Pertanyakan

Terkini 08 Oct 2026 16:50 • 3 min read • 11 views • By putrasunda102311

Share berita ini

IWO Indonesia DPD kab Sukabumi Ungkap Pola Pelanggaran K3 Massal di Dinas Pertanian Sukabumi ,Kadis dan PPK Di Pertanyakan
Sukabumi,-Buserinvestigasi.net // katan Wartawan Online (IWO) Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi membongkar dugaan pelanggaran regulasi masif pada pelak...

Sukabumi,-Buserinvestigasi.net // katan Wartawan Online (IWO) Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi membongkar dugaan pelanggaran regulasi masif pada pelaksanaan proyek infrastruktur di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi.

 

 Pelanggaran ini dinilai mengabaikan keselamatan pekerja secara terstruktur di berbagai wilayah kecamatan. Ketua IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi, Heriyadi, mengungkapkan bahwa investigasi lapangan menemukan pola yang sama paket pembangunan Jaringan Irigasi Pertanian berskala ratusan juta rupiah.

 

Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2026, sebagai contoh ada emapat paket , keempat paket tersebut meliputi: • Kecamatan Pabuaran (Kode RUP 63468738): Pembangunan irigasi di Desa Lembursawah untuk Poktan Karya Usaha senilai Rp 185.000.000. •

 

 Kecamatan Sagaranten (Kode RUP 63468739): Pembangunan irigasi di Desa Datarnangka untuk Poktan Parungkadu senilai Rp 185.000.000. • Kecamatan Surade (Kode RUP 63468760): Pembangunan irigasi di Desa Buniwangi untuk Poktan Cisarua senilai Rp 231.250.000. •

 

 Kecamatan Ciracap (Kode RUP 63468768): Pembangunan irigasi di Desa Purwasedar untuk Poktan Tangkolo senilai Rp 231.250.000. "Ini bukan lagi kelalaian satu atau dua proyek, melainkan sudah menjadi pola massal.

 

 Total anggaran dari empat paket ini saja mencapai Rp 832.500.000, namun seluruhnya terindikasi kuat menabrak Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) [Permen

 

 PUPR No. 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi - JDIH BPK, permen-pupr-no-10-tahun-2021]," tegas Heriyadi dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026). Heriyadi memaparkan, bukti di lapangan menunjukkan para pekerja di empat lokasi tersebut dibiarkan

 

 bekerja tanpa Alat Pelindung Diri (APD) standar seperti helm proyek, rompi reflektif, maupun sepatu keselamatan. Dugaan kuat mengarah pada kesengajaan pihak Dinas Pertanian yang menolkan alokasi anggaran Alat Pelindung Kerja (APK) dan APD di dalam

 

 Rencana Anggaran Biaya (RAB) Dokumen Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Padahal, Permen PUPR 10/2021 menegaskan bahwa biaya penerapan keselamatan konstruksi bersifat mandatori (compulsory) [peraturan menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat].

 

 Komponen K3 wajib dialokasikan tersendiri oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan dilarang dilebur ke dalam biaya umum (overhead) atau dihilangkan demi memotong anggaran [peraturan menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat].

 

"Metode Pengadaan Langsung nampaknya dijadikan celah oleh dinas untuk mengabaikan aturan baku K3. Proyek ini dibiayai oleh uang rakyat melalui APBD Kabupaten Sukabumi.

 

 Jika dari penyusunan anggaran di atas kertas saja hak keselamatan pekerja sudah disunat, bagaimana kita bisa memercayai komitmen dinas terhadap kualitas fisik jaringan irigasi yang diserahkan ke para kelompok tani?" kata Heriyadi secara lugas.

 

 " Saya bertanya apa tanggung jawab PPK , dan Kepala dinas Tahu kah ini , lalu dimana kepala dinas kalau tidak tahu ini Atas temuan ini, IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi mendesak Inspektorat Daerah dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk segera melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap seluruh paket fisik di Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi tahun anggaran 2026.

 

 Heriyadi juga menyerukan kepada para kontraktor lokal yang ditunjuk agar tidak tinggal diam dan segera menuntut hak pemenuhan keselamatan kerja melalui adendum kontrak formal sebelum terjadi kecelakaan kerja fatal di lapangan.

 

Tentang IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi: Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi adalah organisasi profesi pers ketua dpd HERIYADI beliau berkomitmen mengawal keterbukaan informasi publik, mendorong transparansi tata kelola pemerintahan, serta melakukan fungsi kontrol sosial demi kepentingan masyarakat Sukabumi.

Buser Investigasi

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp