Pemkab Bekasi Tegaskan Alun-Alun Eduforest Setu Bebas Premanisme dan Pungli, UMKM Wajib Nyaman Berusaha

Terkini 22 Sep 2026 20:59 • 2 min read • 56 views • By putrasunda102311

Share berita ini

Pemkab Bekasi Tegaskan Alun-Alun Eduforest Setu Bebas Premanisme dan Pungli, UMKM Wajib Nyaman Berusaha
BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen penuh untuk menjadikan Alun-Alun Setu Eduforest sebagai ruang publik yang aman, tertib, dan ber...

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen penuh untuk menjadikan Alun-Alun Setu Eduforest sebagai ruang publik yang aman, tertib, dan bersih dari segala bentuk tindakan kriminal.

 

 Pemerintah daerah menegaskan bahwa kawasan rekreasi dan hutan kota seluas 5 hektare ini dilarang keras dari segala bentuk praktik premanisme dan pungutan liar (pungli). Langkah tegas ini diambil guna

 

 memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat yang berkunjung, sekaligus melindungi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menggantungkan pencahariannya di area tersebut. Plt. Bupati Bekasi menegaskan bahwa Alun-Alun Eduforest diproyeksikan menjadi pusat ekonomi kreatif warga

 

 Kecamatan Setu dan sekitarnya. Oleh karena itu, kenyamanan para pedagang dan pengunjung menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar. "Kami ingin memastikan Alun-Alun Eduforest menjadi tempat yang ramah bagi keluarga dan ekosistem UMKM. Tidak boleh ada oknum yang

 

 melakukan pungli atau tindakan premanisme yang meresahkan. Jika ada temuan di lapangan, pihak berwajib akan langsung menindak tegas," ungkap perwakilan pemerintah daerah saat meninjau kawasan Setu. Penataan UMKM dan Komitmen Pelayanan TerbaikSelain aspek keamanan, Pemkab Bekasi

 

 bersama pemangku kepentingan terkait terus mematangkan regulasi penataan pedagang agar tidak bersifat sporadis dan tetap estetis. Para pelaku UMKM di kawasan ini juga telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan. Salah satu poin penting yang disepakati adalah larangan keras melakukan "getok harga". Para pedagang kuliner dan penyedia wahana

 

 permainan anak diimbau untuk tetap memasang tarif yang wajar dan transparan agar Alun-Alun Eduforest tetap menjadi destinasi wisata yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat. Pemerintah juga terus

 

 mempercepat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait alih kewenangan pengelolaan penuh ke Pemkab Bekasi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan berkala, perbaikan fasilitas publik,

 

serta penertiban terpadu yang melibatkan Satpol PP dan aparat kepolisian setempat demi menjaga kawasan Eduforest tetap kondusif. (Red)

Buser Investigasi
Chat with us on WhatsApp