Keluarga Mantan Kepala BGN Kendalikan "Jalur Langit" di Lampung, Ketum PWDPI Desak Kejagung Periksa Zv dan Ed
Terkini
06 Jun 2026 01:08
•
1 min read
•
83 views
•
By admin
buaerinvestigasi.net-Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M. Nurullah RS, kembali mengungkapkan fakta mengejutkan terkait praktik jual beli titik dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) lewat "Jalur Langit".
Setelah sebelumnya membongkar praktik kotor tersebut yang nilainya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah per titik, kini terungkap dugaan kuat bahwa keluarga pejabat tinggi turut bermain dan menguasai jalur perdagangan izin pengelolaan dapur tersebut, khususnya di wilayah Provinsi Lampung.
Ketum PWDPI mengatakan berdasarkan nformasi rinci yang diterima pihaknya menyebutkan bahwa dugaan keterlibatan keluarga pejabat tersebut melibatkan kerabat dekat Dadan, yang diduga berperan sentral dalam aliran perizinan.
"Berdasarkan data yang dihimpun, nama-nama yang berperan aktif mengelola transaksi ini adalah Ibu Zv (yang diduga merupakan saudara kandung atau kerabat dekat Dadan) dan rekannya yang bernama inisial Ed.
Beroperasi Melalui Grup Khusus "Jalur Langit"
Yang paling mengkhawatirkan, Nurullah mengungkapkan bahwa para pihak ini tidak bekerja secara sembunyi-sembunyi saja, melainkan telah membentuk jaringan terorganisir. Informasi yang diperoleh menyebutkan adanya sebuah kelompok atau grup komunikasi khusus yang diberi nama "Jalur Langit".
"Grup 'Jalur Langit' inilah yang dijadikan wadah utama untuk mempertemukan penjual dan pembeli, sekaligus sarana transaksi jual beli titik dapur MBG di wilayah Lampung. Semua diatur di sana, mulai dari harga, lokasi, hingga proses peralihan hak pengelolaan. Sangat rapi, sangat sistematis, dan melibatkan orang-orang yang memiliki akses kekuasaan," papar Nurullah pada Jumat (5/6/2026).
Ia menilai, keberadaan grup khusus ini semakin membuktikan dugaan sebelumnya bahwa praktik korupsi dan pungli dalam program strategis nasional ini sudah terstruktur, masif, dan dilindungi oleh pihak-pihak yang memiliki kekuatan, sehingga berani beroperasi secara terorganisir.
Permintaan Aparat Usut Jaringan dan Asetnya
Merespons temuan terbaru yang sangat sensitif ini, M. Nurullah RS kembali mendesak Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak hanya berhenti pada pemeriksaan pelaksana di lapangan atau pemilik yayasan biasa. Aparat penegak hukum diminta menelusuri hingga ke jaringan yang lebih atas, termasuk memeriksa keterlibatan keluarga pejabat yang disebutkan tersebut.
"Kami minta KPK dan Kejagung telusuri jejak transaksi keuangan ZL dan , ED dan seluruh anggota grup 'Jalur Langit' ini. Jangan sampai karena mereka keluarga pejabat, maka mereka kebal hukum. Keberadaan mereka mengindikasikan adanya penyalahgunaan wewenang untuk meraup keuntungan pribadi dari uang rakyat untuk memperkaya diri, "tegasnya.
Menurut Nurullah, keterlibatan kerabat pejabat dalam transaksi ini menjelaskan mengapa praktik jual beli ini sangat sulit diberantas dan seolah-olah dilindungi. Dana yang seharusnya digunakan untuk penyediaan gizi anak-anak, justru habis disedot untuk memperkaya segelintir orang yang memiliki koneksi kekuasaan.
"Selidiki aliran dananya, selidiki aset yang dibeli dengan uang hasil transaksi dapur tersebut. Ini kejahatan luar biasa yang harus diputus mata rantainya sampai ke akar-akarnya, siapa pun pelakunya," pungkas Ketum DPP PWDPI.
Ingin tau Keluarga Mantan Kepala BGN, Zv dan Ed pengendali "Jalur Langit" di Lampung, Tunggu Edisi mendatang. (Humas DPP PWDPI).
Keluarga Mantan Kepala BGN Kendalikan "Jalur Langit" di Lampung, Ketum PWDPI Desak Kejagung Periksa Zv dan Ed
Related Articles
Recent Articles
•
Sekretaris PWDPI Lampung, Galih Pramana Kembali Mengawal Kasus Predator Anak
•
KETUM DPP PWDPI PIMPIN RAPAT PEMBENTUKAN PANITIA HUT KE-4, BERIKUT SUSUNAN DAN RANGKAIAN KEGIATANNYA
•
GASAK NTB DESAK KEJATI AJUKAN KASASI ATAS VONIS BEBAS 3 ANGGOTA DPRD NTB
•
Rabu, 5 Agustus 2026 Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
•
Cegah Diabetes Melitus, Mahasiswa KKL-PPM 29 Universitas Malahayati Rancang Program Edukasi Berbasis Data Cek Kesehatan Gratis di RW 06 Kelurahan Banjarsari
•
Anak Sehat, Anak Hebat dengan PHBS: Mahasiswa KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Edukasi Siswa TK Negeri 1 Metro Timur
•
Presiden Prabowo dan PM Anutin Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Tailan
•
CAMAT CIGOMBONG BERSAMA DPMD KABUPATEN BOGOR LAKSANAKAN PEMBAGIAN BENDERA MERAH PUTIH
•
KPGEN PWDPI BERSAMA IKA BOGA DAN BAKING CLUB LOYANG MAS LAMPUNG GELAR LATBAR BOLA DELI DAN ANEKA KUE BAHAN GLUTEN FREE
•
Kadin Lampung Hadiri Forum Strategis Presiden Prabowo, Bawa Misi Perkuat Ekonomi dan Investasi Daerah
Popular Articles
•
Kejati Sulteng Belum Beri Titik Terang: Enam Bulan Penyelidikan, Status Hukum Wabup Parimo Masih Samar
•
Ketua Bumdes Desa lologolu SRG di diduga Lenyapkan Dana Bumdes TA.2025
•
Masyarakat Adat Bungku Utara Pertanyakan Tindak Lanjut Hasil RDP DPRD Morut, Sengketa Lahan Eks Transmigrasi SP E Belum Temui Kepastian
•
Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun mulai tanggal 25 hingga 26 Mei 2026 mengadakan kegiatan sosialisasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
•
Sengketa Lahan Sawit di Desa Woomparigi Tak Kunjung Selesai, Warga Nilai Kades Terus Ulur Waktu