Kasus Jampidsus Kejagung RI Cermin Penegakan Hukum

Terkini 11 Jul 2026 00:00 2 min read 72 views By admin

Share berita ini

Kasus Jampidsus Kejagung RI Cermin Penegakan Hukum
JAKARTA buserinvestigasi.net– Kasus yang kini menjerat sosok pejabat tinggi lingkungan Kejaksaan Agung RI, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampi...

JAKARTA buserinvestigasi.net– Kasus yang kini menjerat sosok pejabat tinggi lingkungan Kejaksaan Agung RI, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), menjadi sorotan utama sekaligus cermin yang sangat jelas bagi seluruh masyarakat tentang bagaimana penegakan hukum sesungguhnya berjalan di lingkungan lembaga kejaksaan di negara kita. Demikian disampaikan Ketua Umum DPP PWDPI, M.

 

Nurullah RS, menanggapi perkembangan perkara hukum tersebut. "Ini adalah momen pembuktian yang sesungguhnya. Apa yang terjadi pada kasus ini bukan sekadar menyangkut satu individu semata, melainkan menjadi gambaran nyata bagi publik tentang integritas, keberanian, dan konsistensi penegakan hukum yang dijalankan oleh seluruh jajaran Kejaksaan di Indonesia," tegas M. Nurullah RS, Jumat (10/7/2026).

 

Lebih lanjut, Ketum menyampaikan kewaspadaan yang mendalam: "Kita tidak menutup kemungkinan bahwa permainan markus atau pungli dan pemanfaatan jabatan untuk kepentingan pribadi di lingkungan kejaksaan ini sudah lama membudaya, berjalan diam-diam, dan dianggap lumrah oleh sebagian pihak."

 

ungkapnya. "Fakta bahwa kasus ini muncul dari kalangan pimpinan tertinggi justru menguatkan kekhawatiran bahwa hal serupa mungkin juga terjadi di tingkatan di bawahnya, yang selama ini tertutup rapat oleh kekuasaan dan kesetiakawanan sesama aparat. Jika ini dibiarkan, maka lembaga yang seharusnya menegakkan keadilan perlahan berubah menjadi ladang permainan yang merugikan rakyat banyak,"ujarnya.

 

 Selama ini sering muncul pertanyaan di masyarakat: apakah hukum benar-benar berlaku sama bagi semua orang, atau ada perlakuan khusus bagi mereka yang memegang jabatan dan kekuasaan? Kasus Jampidsus ini menjawab pertanyaan tersebut sekaligus menjadi ujian berat bagi lembaga kejaksaan untuk mempraktikkan apa yang selama ini disampaikan sebagai prinsip utama: tidak ada yang kebal hukum, tidak ada perlindungan istimewa bagi siapa pun. "Jika proses hukum berjalan lurus, transparan,

 

 dan tegas tanpa memandang tingkatan jabatan, maka hal itu akan memulihkan kepercayaan masyarakat. Namun jika sebaliknya, proses terhambat, berjalan lambat, atau terkesan ada upaya perlindungan, maka kesan bahwa hukum bisa diatur oleh kekuasaan atau uang akan semakin menguat,"tegasnya. Ketum mengingatkan, kejaksaan adalah benteng keadilan yang sangat diandalkan rakyat. Maka dari itu, penanganan kasus ini harus dikelola dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan fakta dan aturan hukum yang berlaku,

 

sekaligus menjadi momen perbaikan diri agar budaya permainan yang tidak sehat tersebut segera diberantas sampai ke akar-akarnya. "Semoga kasus ini menjadi cermin yang membuka mata semua pihak, sehingga kejaksaan mampu kembali menegakkan hukum dengan bersih, berani, dan adil, serta benar-benar bebas dari segala bentuk permainan yang merugikan," pungkasnya. (Humas DPP PWDPI).

Buser Investigasi

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp