Jelang Idul Adha, Gerakan Pangan Murah di Luwu Disambut Antusias Masyarakat
Terkini
21 May 2026 13:39
•
1 min read
•
99 views
•
By admin
buserinvestigasi.net-Luwu, — Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak digelar di 24 kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Di Kabupaten Luwu, kegiatan tersebut dipusatkan di Terminal Lama Belopa, Kelurahan Sabe, Kecamatan Belopa Utara, Kamis (21/5/2026) mulai pukul 09.00 WITA. Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah bersama instansi terkait guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Luwu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Program tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga daya beli warga di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Adha.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Kabupaten Luwu, Hamiruddin Syukur, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah telah beberapa kali dilaksanakan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah dan stabilisasi harga pangan.
“GPM telah sembilan kali dilaksanakan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan dan enam kali menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Saat ini kembali dilaksanakan GPM serentak di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan guna menyambut HBKN Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, sekaligus sebagai upaya pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Luwu,” ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga subsidi sekaligus memastikan ketersediaan pasokan tetap aman dan terkendali di pasaran.
Dalam kegiatan itu, sejumlah komoditas dijual dengan harga lebih murah, di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp58 ribu, telur ayam Rp48 ribu per rak, bawang merah Rp19 ribu per setengah kilogram, serta bawang putih Rp17 ribu per setengah kilogram.
Selain itu, masyarakat juga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok lainnya seperti gula pasir dan minyak goreng dengan harga terjangkau melalui skema subsidi pemerintah.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu menekan laju inflasi daerah, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat menjelang hari raya keagamaan.
Program tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pangan yang lebih mudah dan terjangkau.
Penulis. (RSN).
Jelang Idul Adha, Gerakan Pangan Murah di Luwu Disambut Antusias Masyarakat
Related Articles
Recent Articles
•
Sekretaris PWDPI Lampung, Galih Pramana Kembali Mengawal Kasus Predator Anak
•
KETUM DPP PWDPI PIMPIN RAPAT PEMBENTUKAN PANITIA HUT KE-4, BERIKUT SUSUNAN DAN RANGKAIAN KEGIATANNYA
•
GASAK NTB DESAK KEJATI AJUKAN KASASI ATAS VONIS BEBAS 3 ANGGOTA DPRD NTB
•
Rabu, 5 Agustus 2026 Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
•
Cegah Diabetes Melitus, Mahasiswa KKL-PPM 29 Universitas Malahayati Rancang Program Edukasi Berbasis Data Cek Kesehatan Gratis di RW 06 Kelurahan Banjarsari
•
Anak Sehat, Anak Hebat dengan PHBS: Mahasiswa KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Edukasi Siswa TK Negeri 1 Metro Timur
•
Presiden Prabowo dan PM Anutin Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Tailan
•
CAMAT CIGOMBONG BERSAMA DPMD KABUPATEN BOGOR LAKSANAKAN PEMBAGIAN BENDERA MERAH PUTIH
•
KPGEN PWDPI BERSAMA IKA BOGA DAN BAKING CLUB LOYANG MAS LAMPUNG GELAR LATBAR BOLA DELI DAN ANEKA KUE BAHAN GLUTEN FREE
•
Kadin Lampung Hadiri Forum Strategis Presiden Prabowo, Bawa Misi Perkuat Ekonomi dan Investasi Daerah
Popular Articles
•
Kejati Sulteng Belum Beri Titik Terang: Enam Bulan Penyelidikan, Status Hukum Wabup Parimo Masih Samar
•
Ketua Bumdes Desa lologolu SRG di diduga Lenyapkan Dana Bumdes TA.2025
•
Masyarakat Adat Bungku Utara Pertanyakan Tindak Lanjut Hasil RDP DPRD Morut, Sengketa Lahan Eks Transmigrasi SP E Belum Temui Kepastian
•
Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun mulai tanggal 25 hingga 26 Mei 2026 mengadakan kegiatan sosialisasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
•
Sengketa Lahan Sawit di Desa Woomparigi Tak Kunjung Selesai, Warga Nilai Kades Terus Ulur Waktu