Dunia Pers Nasional Berduka, H. Diapari Sibatangkayu Wafat; Pengabdian dan Integritasnya Menjadi Warisan bagi Insan Jurnalistik

Terkini 05 Jul 2026 01:25 3 min read 210 views By AM

Share berita ini

Dunia Pers Nasional Berduka, H. Diapari Sibatangkayu Wafat; Pengabdian dan Integritasnya Menjadi Warisan bagi Insan Jurnalistik
Kepergian Anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan komunitas pers nasional. Sosoknya dikenang sebagai penjaga marwah profesi yang sepanjang hidup mengabdikan diri bagi tegaknya etika dan profesionalisme jurnalistik.

JAKARTA |BUSERINVETIGASI.NET

Dunia pers Indonesia kembali kehilangan salah seorang putra terbaiknya. Wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat, H. Diapari Sibatangkayu, meninggal dunia pada Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 10.40 WIB di Rumah Sakit Polri, Jakarta.

 

Almarhum mengembuskan napas terakhir pada usia 63 tahun. Lahir di Padang Sidempuan pada 8 Mei 1963, H. Diapari dikenal sebagai figur yang mendedikasikan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk membangun organisasi pers, menegakkan kode etik jurnalistik, serta menjaga kehormatan profesi wartawan di tingkat daerah maupun nasional.

 

Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Raya Condet 66 Awi Nomor 28, RT 015/RW 003, Jakarta Timur, sebelum dimakamkan sesuai prosesi keluarga.

 

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum.

 

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. PWI sangat kehilangan. Almarhum adalah sosok wartawan senior yang memiliki dedikasi, loyalitas, dan integritas yang tinggi. Kontribusinya di Dewan Kehormatan PWI Pusat menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga marwah organisasi. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," ujar Akhmad Munir.

 

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, M. Selamet Susanto, mengenang almarhum sebagai pribadi yang hangat, bersahaja, sekaligus organisatoris yang memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan PWI.

 

Menurutnya, H. Diapari aktif mengawal berbagai agenda strategis organisasi, termasuk dalam tim verifikasi dan penjaringan internal menjelang Kongres PWI. Dedikasinya menjadikan beliau sosok yang dihormati di lingkungan organisasi.

 

"Sejak pagi, grup komunikasi internal PWI Pusat dipenuhi ratusan ucapan belasungkawa dari pengurus maupun wartawan dari berbagai daerah di Indonesia. Hal itu menunjukkan besarnya rasa hormat dan kehilangan atas sosok beliau," kata Selamet.

 

Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S. Depari, menegaskan bahwa H. Diapari merupakan figur yang selama ini konsisten menjaga kehormatan profesi jurnalistik melalui penegakan etika dan disiplin organisasi.

 

Sebelum mengemban amanah di tingkat pusat, almarhum pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Jaya periode 2019–2024. Kepemimpinan, ketegasan, dan integritasnya dinilai telah meletakkan fondasi kuat dalam penegakan kode etik di lingkungan PWI.

 

"Kami kehilangan rekan kerja yang kritis, berintegritas, dan selalu mengedepankan kepentingan organisasi serta kehormatan profesi. Pengabdian beliau akan menjadi teladan bagi generasi wartawan Indonesia," ungkap Atal.

 

Sepanjang perjalanan pengabdiannya, H. Diapari Sibatangkayu dikenal sebagai wartawan senior yang konsisten memperjuangkan independensi pers, profesionalisme jurnalistik, serta implementasi Kode Etik Jurnalistik sebagai fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap media.

 

Kepergian beliau menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh insan pers Indonesia yang selama ini mengenal dedikasi, kebijaksanaan, dan keteguhannya dalam mengawal kehormatan profesi wartawan.

 

Keluarga Besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengajak seluruh anggota, pengurus, serta komunitas pers di seluruh Indonesia untuk bersama-sama memanjatkan doa terbaik agar almarhum memperoleh ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

 

Ucapan Belasungkawa Redaksi

 

Segenap Pimpinan, Redaksi, dan Jajaran Wartawan Buserinvestigasi.net turut menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya H. Diapari Sibatangkayu, wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat.

 

Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi dunia pers Indonesia. Dedikasi, integritas, serta pengabdiannya dalam menjaga marwah profesi jurnalistik akan senantiasa menjadi teladan bagi seluruh insan pers.

 

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadah dan pengabdiannya sebagai amal saleh, melapangkan alam kuburnya, memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta menghimpunkannya bersama hamba-hamba-Nya yang beriman.

 

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.

 

"Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn. Selamat jalan, pejuang pers. Jejak pengabdian, integritas, dan keteladananmu akan senantiasa hidup dalam sejarah perjalanan jurnalistik Indonesia."

 

 

 

Redaksi

Buser Investigasi

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp